Berbagi Berkat Menopang Kehidupan menjadi tema HUT paroki ke 83 dan pesta nama pelindung Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci. Mengapa tema itu dipilih? Kita telusuri jejak perjalanan dinamika umat paroki Katedral dan rmusan Visi-Misi serta rangkaian upaya pengurus DP dalam mengembangkan pelayanan.
Visi: (Menjadi Gereja Katedral yang Terbuka, Murah Hati dan Peka Jaman)
Gereja Katedral Randusari, dibawah perlindungan Santa Bunda Maria dari Rosario Suci, berupaya menghadirkan diri sebagai persekutuan paguyuban-paguyuban murid-murid Yesus yang terbuka untuk mewujudkan hadirnya Kerajaan Allah, dan sekaligus sebagai Mater et Caput (Bunda dan Kepala) yang murah hati dan peka jaman.
[Read more →]
Tags:
Ultah Paroki katedral ke 83 dan pesta pelindung paroki, Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci dirangkai dalam aneka kegiatan. Donor darah lintas agama digelar pada hari Minggu, 2 Oktober 2011 mulai pukul 08.00 hingga 15.30. Prediksi 500 orang memang tidak tercapai, namun tanggapan umat dan masyarakat sangat menggembirakan. Ada 300an orang yang mendaftar, namun yang bisa diambil darahnya 180an orang.
[Read more →]
Tags:
Menemukan cara untuk konsientisasi ARDAS KAS 2011-2015 di Paroki Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Semarang
(Sebuah bahan lontaran untuk dipikirkan dan ditindaklanjuti)

[Read more →]
Tags:
Januari 24th, 2011 · Pastoralia
Menggereja di KAS mulai tanggal 7 Januari 2011 disemangati oleh motto pelayanan Mgr. J. Pujasumarta sebagai Uskup baru KAS “Duc In Altum” yaitu “Bertolak ke Tempat Yang Dalam”.
Bersama Mgr Puja, kita mengupayakan hidup menggereja yang semakin significan dan relevan. Melayani dan bekerjasama dengan Bapa Uskup dan para Romo Kuria, kita berpikir dan melayani Gereja KAS supaya segera bisa bertolak ke tempat yang dalam. Saling mendoakan dan meneguhkan. Berkah Dalem.
Kendar
Tags:
Desember 24th, 2010 · Pastoralia

Perayaan Natal 2010 kita rayakan dalam nuansa keberpihakan dan kepedulian yang nyata bagi masyarakat sekitar. Erupsi Merapi yang disusul oleh Gunung Bromo, banjir yang terjadi dimana-mana, serta gonjang-ganjing Daerah Istimewa Yogyakarta mengenai penetapan atau pemilihan Gubernur -Wakil Gubernur menjadi menu sehari-hari yang aktual. Dalam nuansa pengharapan kendati risau dengan pelbagai praktek kehidupan yang tidak sejalan dengan damba hati terdalam, sepantasnya kita mengembangkan dialog yang lebih terbuka dan saling memahami.
Ada begitu banyak alasan bagi kita umat Paroki Katedral untuk bersyukur dan membangun pengharapan. Kegembiraan dan syukur karena Bapa Suci Benedictus XVI menganugerahkan kepada kita umat Allah KAS gembala utama, Mgr. Johannes Maria Pujasumarta. Gembala utama yang akan meneguhkan kita dalam peziarahan selepas 70 tahun peringatan ultah KAS dan syukur atas habitus baru dengan berakhirnya ARDAS 2006-2010.
Pesan Natal KWI-PGI menggemakan keterlibatan kita sebagai warga Gereja dan masyarakat. Tema Natal “Terang yang sesungguhnya sedang datang ke dalam dunia” (Bdk. Yoh. 1:9), menempatkan hidup yang penuh keberanian dan tanggungjawab. “….. memantabkan penghayatan keberimanan kristiani terutama secara lahiriah sambil menghindarkan praktik-praktik ibadat keagamaan secara lahiriah, semu dan dangkal. Hidup beragama yang sejati bukan hanya praktik-praktik lahiriah yang ditetapkan oleh lembaga keagamaan, melainkan berpangkal pada hubungan yang erat dan mesra dengan Allah secara pribadi. Relasi yang makin akrab mendalam dan personal dalam menghayati kerohanian kekatolikan, akan menjadi tuntunan hati mewujudkan keterlibatan dan keberpihakan yang nyata. Bergerak dan solider bukan karena intruksi, namun meluap dari hati terdalam karena imaph rahmat Tuhan yang nyata.
[Read more →]
Tags: